- Dipublikasikan oleh BMKG Provinsi Banten,
- 22 Agustus 2026
Sintang, 20 Agustus 2026 — Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah II bekerjasama dengan BMKG Provinsi Kalimantan Barat, melaksanakan Sekolah Lapang Gempabumi (SLG) Kabupaten Sintang Tahun 2026 di Ballroom Hotel Bagoes Sintang, Kalimantan Barat.
Kegiatan ini mengusung tema “Pahami Potensi dan Aksi Cepat Hadapi Gempabumi dan Tsunami Menuju Indonesia Emas 2045” sebagai upaya meningkatkan literasi kebencanaan, kesiapsiagaan, serta kapasitas para pemangku kepentingan dan masyarakat dalam menghadapi potensi gempabumi dan tsunami.
SLG Kabupaten Sintang 2026 diikuti oleh 55 peserta yang berasal dari berbagai unsur, antara lain BPBD, pemerintah daerah, TNI-Polri, tenaga kesehatan, institusi pendidikan, masyarakat, pengelola infrastruktur kritis, hingga media. Keterlibatan lintas sektor ini menjadi bagian penting dalam membangun koordinasi dan respons yang efektif saat terjadi bencana.
Rangkaian kegiatan meliputi penyampaian materi, simulasi gempabumi, serta Table Top Exercise (TTX). Melalui TTX, peserta berlatih merespons skenario gempabumi sesuai dengan peran dan kapasitas masing-masing, sekaligus mengidentifikasi kebutuhan koordinasi, komunikasi, dan pengambilan keputusan dalam situasi darurat.
Selain penguatan kapasitas, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat sinergi antara BMKG, pemerintah daerah, BPBD, TNI-Polri, serta seluruh unsur terkait dalam membangun sistem kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana gempabumi dan tsunami .
Melalui pelaksanaan SLG Kabupaten Sintang 2026, BBMKG Wilayah II terus mendorong terwujudnya masyarakat yang memahami risiko, siap menghadapi bencana, dan mampu mengambil tindakan secara cepat dan tepat. Kolaborasi yang kuat diharapkan dapat memperkuat ketangguhan Kabupaten Sintang dalam menghadapi ancaman gempabumi dan tsunami.
Pahami potensinya, siapkan aksinya, dan bersama wujudkan masyarakat yang tangguh bencana.































