Tanggal 20 Agustus 2026
Waktu Standar Indonesia
BMKG Provinsi Banten
Cepat, Akurat, dan Mudah Dipahami

Buletin Informasi MKG Provinsi Banten Agustus 2026

BMKG Provinsi Banten > Laporan Pemantauan > Buletin Informasi MKG Provinsi Banten Agustus 2026

Daftar Isi

Secara umum, dinamika atmosfer dan laut pada bulan Juli 2026 di wilayah Provinsi Banten cenderung kurang mendukung pertumbuhan awan hujan. Kondisi ENSO dan IOD masing-masing berada pada fase El Nino dan Positif dengan nilai indeks sebesar +2.19 dan +0.229. Aktivitas MJO pada fase 6–8, pengaruh Monsun Australia, pola angin timuran di lapisan 850 mb, serta kelembapan udara (RH) berkisar 55-70% secara umum kurang mendukung peningkatan aktivitas konvektif di wilayah Provinsi Banten.

Kondisi cuaca dan iklim di Provinsi Banten pada bulan Juli 2026 secara umum didominasi oleh curah hujan kategori rendah. Sifat hujan di sebagian besar wilayah Banten berada pada kategori bawah normal. Selama bulan Juli 2026, tidak terdapat kejadian hujan pada UPT BMKG di wilayah Banten, dengan curah hujan tercatat sebesar 0,0 mm. Suhu udara rata-rata berkisar antara 26.2 – 28.0 °C dengan suhu maksimum tertinggi mencapai 35.5 °C yang tercatat di Balai Besar MKG Wilayah II pada tanggal 9 Juli 2026. Profil vertikal atmosfer di wilayah Provinsi Banten menunjukkan kondisi relatif kering pada lapisan bawah hingga menengah. Kondisi gelombang laut di sebagian besar wilayah perairan Banten secara umum menunjukkan tren anomali positif dan negatif dengan rentang tinggi gelombang berkisar 0.5–5.0 meter. Monitoring Hari Tanpa Hujan (HTH) menunjukkan kondisi sangat pendek hingga sangat panjang, sedangkan perkembangan musim di seluruh wilayah Banten terpantau sudah memasuki musim kemarau.

Aktivitas kegempaan di wilayah Banten dan sekitarnya selama bulan Juli Tahun 2026 tercatat sebanyak 250 kejadian gempabumi dengan 10 kejadian dirasakan masyarakat. Aktivitas kegempaan didominasi oleh gempabumi dangkal. Sementara itu, aktivitas kelistrikan udara mencatat total sambaran petir sebanyak 13.154 kali atau mengalami penurunan sebesar 86% dibandingkan bulan sebelumnya. Aktivitas magnet bumi selama periode ini terpantau normal/menunjukkan badai magnetik lemah.

Kejadian khusus selama bulan Juli 2026 tidak terdapat laporan bencana hidrometeorologi yang terjadi di wilayah Banten. Selain itu, tidak tercatat adanya kejadian gempabumi merusak.

Memasuki Agustus 2026, dinamika atmosfer diprediksi masih dipengaruhi oleh kondisi El Nino dan IOD fase positif, aktivitas Monsun Australia, MJO fase 5–6, serta pola angin Timuran dengan kondisi kelembapan udara yang relatif kering. Curah hujan dasarian diprediksi berada pada kategori rendah dengan potensi cuaca ekstrem berupa angin kencang di wilayah Kab. Pandeglang bagian Selatan dan Kab. Lebak bagian Selatan. Gelombang kategori tinggi berpeluang terjadi di wilayah Selat Sunda Bagian Barat, Perairan Selatan Pandeglang, dan Perairan Selatan Lebak. Selain itu, pasang maksimum air laut berpotensi meningkatkan risiko banjir pesisir (rob) di wilayah Pesisir Utara Kab. Tangerang.

Bagikan Laporan Pemantauan ini melalui :