- Dipublikasikan oleh BMKG Provinsi Banten,
- 16 Januari 2026
Tangerang Selatan, 16 Januari 2026 – Dalam sepekan terakhir, wilayah Provinsi Banten mengalami peningkatan curah hujan yang cukup signifikan, terutama di Kabupaten Pandeglang (124 mm/hari), Kabupaten Lebak (145 mm/hari), dan Kabupaten Serang (148 mm/hari). Beberapa kejadian cuaca ekstrem telah dilaporkan, diantaranya kejadian banjir yang belum surut di Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang dan Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang serta tanah longsor tercatat terjadi di Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak.
Kondisi dan Dinamika Atmosfer
Berdasarkan hasil analisis dinamika atmosfer, dalam sepekan ke depan kondisi cuaca di Provinsi Banten masih dipengaruhi oleh berbagai faktor yang berpotensi meningkatkan intensitas hujan, antara lain:
- Penguatan Monsun Asia yang berkontribusi pada peningkatan suplai massa udara basah ke wilayah Indonesia. Potensi peningkatan seruakan udara dingin (cold surge) dari Benua Asia turut mempercepat masuknya monsun Asia melintasi daerah ekuator;
- Anomali suhu muka laut yang lebih hangat, yang dapat meningkatkan proses penguapan dan ketersediaan uap air di atmosfer;
- Bibit Siklon Tropis 96S, yang diprakirakan bergerak persisten dan memengaruhi pola angin, termasuk pembentukan daerah konvergensi yang memanjang dari Pesisir barat Sumatera hingga wilayah selatan Pulau Jawa;
- Kelembapan udara yang tinggi dan kondisi atmosfer yang labil, sehingga mendukung pertumbuhan awan konvektif pada skala lokal.
Prospek Cuaca Sepekan ke Depan
Berdasarkan analisis tersebut, BBMKG Wilayah II memprakirakan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat masih berpeluang terjadi pada periode berikut:
17–19 Januari 2026
Hujan Intensitas Sedang–Lebat
- Kab. Lebak bagian Utara
- Kab. Pandeglang bagian Utara dan Tengah
- Kota Cilegon
- Kota Serang
- Kab. Serang
Hujan Intensitas Lebat–Sangat Lebat
- Kab. Tangerang
- Kota Tangerang
- Kota Tangerang Selatan
- Kab. Lebak bagian Selatan
- Kab. Pandeglang bagian Barat dan Selatan
20–22 Januari 2026
Hujan Intensitas Sedang–Lebat
- Kab. Tangerang
- Kota Tangerang
- Kota Tangerang Selatan
- Kab. Pandeglang
- Kab. Lebak
- Kab. Serang bagian Barat dan Selatan
Selain hujan lebat, peningkatan kecepatan angin di wilayah Laut Cina Selatan serta keberadaan sirkulasi siklonik di Samudra Hindia Barat Daya Bengkulu berpotensi menyebabkan kecepatan angin lebih dari 25 knot pada periode 18–21 Januari 2026, khususnya di Kabupaten Pandeglang bagian Barat dan Selatan, Kabupaten Lebak bagian Selatan, serta Kabupaten Serang bagian Barat.
Adanya fase Bulan Baru pada 19 Januari 2026 berpotensi meningkatkan ketinggian muka air laut. Berdasarkan pemantauan data water level serta prediksi pasang surut, banjir pesisir (rob) berpeluang terjadi pada periode 18–22 Januari 2026, khususnya di Pesisir Utara Tangerang, Pesisir Utara Serang, Pesisir Selatan Pandeglang, dan Pesisir Selatan Lebak.
Menghadapi potensi cuaca tersebut, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan waspada, khususnya di wilayah rawan bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, banjir bandang, dan pohon tumbang; Melakukan langkah antisipatif agar aktivitas harian tetap aman dan lancar, seperti memastikan saluran air tidak tersumbat, menghindari perjalanan ke daerah rawan banjir, dan mengamankan barang-barang penting; Memercayai informasi resmi dari BMKG dan jangan mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak jelas sumbernya; Memantau informasi terkini melalui aplikasi InfoBMKG dan kanal sosial media @bmkgwilayah2.
Demikian disampaikan agar menjadi perhatian dan kewaspadaan bersama dalam rangka memastikan keselamatan masyarakat.




















